Denbejo78’s Weblog


Caladium, Alocasia, Xanthosoma: Tips Perawatan
J Mei, 2008, 2:48 am
Diarsipkan di bawah: Tanaman Hias, Tips Perawatan

Perawatan tanaman Caladium, Alocasia dan Xanthosoma tidak banyak perbedaan. Tips perawatan ketiga tanaman hias daun tersebut sebagai berikut:

A. Penyiraman
Musim kemarau 1 hari sekali.
Musim hujan 3 – 4 hari sekali (situasional dengan melihat media tanam).
Banyaknya volume air penyiraman tergantung dengan media yang digunakan.
Sebaiknya penyiraman dilakukan pada waktu pagi hari (06.00 – 09.00).
Media jangan sampai kering, kondisi kering akan membuat tanaman menjadi dorman (diam/tidak tumbuh tunas baru).

B. Pemupukan
Pupuk Aplikasi Siram Utama (PASU): Grow More/Hyponex 20-20-20, Rapid Gro 30-10-10, dengan konsentrasi dan waktu pemberian: 0,5 g/L diberikan 1 – 2 kali seminggu
Pupuk Aplikasi Siram Penunjang (PASP): Grow More Calcium/Calcium Nitrat (Calcinit)/Magnesium Sulphate/Grow More Mikro 0,5 g/L; Metalik 0,5 – 0,75 ml/L
Pupuk Slow Release (Lambat Urai): Dekastar/Osmocote ½ – 1 sendok teh per pot diameter 15 cm dengan pemberian ulang per 3 bulan sekali.
Penunjang lain: Superthrive/Liquinox Start B1/Golden Gro/Photo Gro/NovelGrow/Grow Quick S, dengan konsentrasi dan waktu pemberian: 0,5 – 1 ml/L diberikan per 2 minggu sekali.
Pemberian pupuk sebaiknya tidak mengenai bagian daun untuk mencegah terjadinya bagian pinggir daun terbakar.

C. Pencahayaan

Tidak langsung (ternaungi) 65 – 70%

D. Suhu dan Kelembaban

Suhu yang diperlukan 25 – 30oC, dengan kelembaban 60 – 70%

E. Pergantian media dan pot

Media dapat diganti setiap 6 bulan sekali, sedangkan pot tergantung dengan ukuran tanaman dan

perkembangan rumpun.

F. Pengendalian Hama dan Penyakit
Hama: Spider Mites, Kutu Perisai, Aphid, Mealybugs (Demiter/Kelthane/Curacron 0,5 – 1 ml/L).
Penyakit Busuk Umbi karena serangan bakteri ataupun cendawan, bercak daun (Agrept 0,5 g/L atau Bactocyn 0,5 ml/L dikombinasi dengan Daconil/Score/Vilan/Previcur N 0,5 – 1 ml/L).
Penyakit yang disebabkan oleh Nematoda dapat dikendalikan dengan penaburan Furadan 3G ½ sendok teh 2 bulan sekali ke media.
Pencegahan hama dan penyakit dapat dilakukan dengan cara penyemprotan 1 kali seminggu atau per 2 minggu, kecuali Nematoda ditabur dengan insektisida granula,

Tambahan:
Untuk membuat Caladium, Alocasia dan Xanthosoma menjadi rimbun, bila ada tangkai bunga yang muncul segera dilakukan pemangkasan.



Tips Media Tanam dalam Pot
J Mei, 2008, 2:38 am
Diarsipkan di bawah: Tips Perawatan

Pertumbuhan dan perkembangan tanaman hias dan buah dalam pot berjalan dengan normal apabila didukung oleh media tanam yang sesuai.

Komposisi media tanam untuk tanaman hias dan buah umumnya menggunakan tanah dengan kombinasi kerikil, sekam mentah, pupuk organik (pupuk kandang/kompos) dan lain-lain.

Namun dengan berkembangnya kesadaran masyarakat akan nilai keindahan, maka beberapa tanaman hias yang biasanya merupakan tanaman outdoor ditempatkan dalam kondisi indoor untuk beberapa waktu (maksimum 1 minggu),sedangkan untuk tanaman hias indoor tetap dalam posisi di dalam ruangan, tetapi waktu penempatan agak lebih lama (3-4 minggu).

Dengan tidak sekedar melihat aspek keindahan penempatan tanaman hias di dalam ruangan, aspek kerapian dan kebersihan media tanam dan pot juga memegang peranan. Sehingga memunculkan media tanam alternatif (non tanah), dimana media tanam ini bertujuan tidak sekedar sebagai tempat jangkar akar tanaman untuk mencari nutrisi, tetapi juga bertujuan memberikan nuansa rapi dan bersih.

Beberapa komposisi media tanam:

A. Tanaman Berkayu (tanaman hias daun/bunga, tanaman buah)
1. Tanah tanam (hindari tanah berliat/berlempung) (1 bagian)
2. Pasir hitam (Cimangkok) atau kerikil (1/2 bagian)
3. Pupuk organik (pupuk kandang/kompos) (1/2 bagian)
4. Sekam mentah (1/2 bagian) – (pilihan)
5. Sekam bakar (1/2 bagian) – (pilihan)

B. Tanaman Sukulen (tanaman hias Sanseviera, Kaktus, Agave)
1. Pasir Malang/kerikil (1/2 – 1 bagian)
2. Sekam mentah/bakar (1/2 bagian)
3. Pupuk organik (pupuk kandang/kompos) (1/2 bagian)

Komposisi media tanam alternatif:

A. Tanaman Berkayu (tanaman hias daun/bunga)
1. Cocopeat (1/2 – 1 bagian)
2. Sekam bakar (1/2 – 1 bagian)
3. Pupuk Organik (Andam/kompos daun bambu,kompos biji kapuk) (1/2 bagian)
4. Pasir malang/kerikil (1/2 bagian) (pilihan)
5. Zeolit (1/4 – 1/2 bagian) (pilihan)

B. Khusus Anthurium
1. Cocochip (1/2 bagian)
2. Pakis cacah (1/2 bagian)
3. Pupuk organik (Andam/kompos daun bambu,kompos biji kapuk) (1/2 bagian)
(pilihan)

C. Khusus Philodendron
1. Cocochip (1/2 bagian) (pilihan)
2. Cocopeat (1/4 bagian) (pilihan)
2. Pakis cacah (1/2 bagian)
3. Pupuk organik (Andam/kompos daun bambu,kompos biji kapuk) (1/2 bagian)
(pilihan)
D. Khusus Anggrek
1. Phalaenopsis sp (Anggrek Bulan).
a. Spagnum moss (1 bagian) (pilihan)
b. Pakis cacah (1 bagian) (pilihan)
c. Cocochip (1/2 bagian)
d. Styrofoam (1/4 bagian) (pilihan)
e. Arang kayu (1/4 bagian) (pilihan)

2. Dendrobium sp
a. Pakis chip (1/2 bagian) (pilihan)
b. Pecahan genteng (1/2 bagian) (pilihan)
c. Arang kayu (1/4 – 1/2 bagian) (pilihan)
d. Cocochip (1/2 bagian)

Catatan:
(pilihan) : tergantung ketersediaan, bisa merupakan bahan pengganti media lain
Di olah dari berbagai sumber